Battery laptop terdiri lebih dari 1 cell battery, umunya 3 cell (bahkan saat ini sudah ada 9 cell battery). Intinya semakin banyak cell battery yang terpasang pada battery laptop, maka semakin lama cakupan waktu pemakaiannya, meski tergantung pula pada boros/banyak tidaknya program atau aplikasi yang terpakai pada saat laptop digunakan.Pastikan anda dapat memprediksi lama waktu akan menggunakan laptop atau notebook. Bilamana anda akan bekerja di dalam kantor atau intinya akan bekerja selama sehari penuh pada jam kerja, maka ada baiknya anda tidak menggunakan battery laptop. Gunakan adaptor listrik tercolok langsung kepada laptop anda.
Atau bila anda takut listrik di rumah atau lokasi tempat anda bekerja akan padam sewaktu-waktu, maka pastikan bila battery yang terpasang pada laptop dan terhubung dengan listrik, harus sudah diputus/dicabut bilama indikator pengisian battery sudah penuh atau menunjukka 100%. Dan colokan adaptor listrik dapat kembali dipasang untuk mencharge battery setelah indikator battery menunjukkan posisi low atau 10%. Hal ini sangat penting untuk ditaati, sebab bilamana battery yang terpasang pada laptop tersebut digunakan terus-menerus sambil tetap terhubung pada listrik, ini akan membuat battery bocor dan rusak.
Bila langsung gunakan sumber AC tanpa baterai, harus LCD notebook anda. krn bila Power langsung ke sumber tanpa baterai maka akan berpengaruh kepd kwalitas LCD anda. Oleh krn itu bila tanpa baterai sebaiknya kwalitas (Kontras/pencahayaannya) jangan 100%.
Lepas battery dari slot battery di badan laptop dan simpan dalam kondisi terbungkus plastik tersendiri yang bersih dan tertutup, bila anda tidak akan memakai laptop dalam jangka waktu yang cukup lama.
Pastikan battery dalam kondisi setengah “kosong” tanpa dicharge bilamana akan disimpan cukup lama secara terpisah dari badan laptop. Artinya bila akan disimpan battery jangan dalam kondisi “kosong” sama sekali.
Pada saat pemakaian laptop dengan memakai battery, anda juga harus memperhatikan penggunaan aplikasi atau program-program yang ada. Jangan sampai terlalu banyak menggunakan program aplikasi grafis yang sudah tentu “menguras” daya tahan battery. Perhatikan juga lebar layar laptop atau notebook anda, semakin besar diagonal layar LCD laptop anda (misal 14″, 15″, atau bahkan 17″) maka akan semakin lemah daya tahan penggunaan battery laptop anda.
1. Jangan pernah memakai charger sembarangan.
Jika suatu saat charger laptop kita rusak, jangan sekali2 memakai charger yang tidak kompatibel dengan laptop kita. Minimal kita jangan memakai charger dari laptop yang berbeda merk, sekalipun keadaannya sangat darurat. Karena setiap charger dan baterai memiliki karakter arus dan voltase sendiri2. Memakai charger yang tidak kompatibel bisa membuat baterai laptop anda cepat rusak bahkan bisa panas dan meledak.
2. Jangan memangku notebook
Memakai notebook dengan cara dipangku dapat menyumbat lubang ventilasi kipas laptop sehingga laptop dan baterainya menjadi cepat panas. Hal itu diperparah lagi dengan suhu tubuh kita yang juga hangat. Panas yang berlebihan menyebabkan sel2 baterai notebook kita menjadi cepat rusak.
3. Selalu cek kebersihan baterai.
Bersihkan selalu debu2 di kontak baterai atau metal2 yang ada, Jangan sampai ada klip kertas atau logam2 lain yang bisa menghubungkan kontak2 tersebut. Jika hal itu terjadi bisa2 laptop dan baterai kita mengalami hubungan pendek. Bahkan debu yang kecil sekalipun berpotensi membuat konektor metal baterai terkorosi dan berkarat.
4. Jangan memakai notebook diatas karpet atau sofa atau tempat yang lunak lainnya.
Jika ingin memakai notebook di tempat tersebut diatas, pergunakanlah alas yang keras. Karena jika tidak, maka laptop akan mengalami overheating karena ada penyumbatan lubang ventilasi oleh karpet tsb.
5. Hindari goncangan, tekanan atau benturan keras pada baterai atau laptop.
6. Jangan menaruh laptop di tempat yang panas, seperti di baewah terik matahari dsb.
7. Jangan memakai laptop di tempat yang terlalu lembab atau basah.
Hal yang ditakutkan adalah adanya air yang dapat merusak sirkuit-sirkuit baterai dan laptop kita. Selalu jaga laptop kita dari air maupun panas yang berlebihan.
8. Bacalah manual book secara teliti.
Beberapa merk laptop memiliki aturan khusus berkenaan dengan produk mereka. Bacalah manual book laptop anda dan pastikan kita menjadikannya sebagai pedoman pemakaian.
9. Kalau memang budget anda mencukupi, ada baiknya memiliki battery cadangan sebagai pengganti bilamana battery laptop utama anda rusak.
Memaksimalkan Umur Battery
Seperti baterai yang lainnya, performa baterai akan berkurang seiring waktu dan pemakaian baterai tersebut. Nah, untuk memaksimalkan umur baterai, anda disarankan untuk mengikuti saran-saran dibawah ini.
Mengkondisikan baterai baru
Jadi, ketika kita membeli sebuah notebook baru (otomatis baterai nya juga baru), kita harus mengkondisikan baterainya terlebih dahulu. dengan melakukan pengkondisian ini diharapkan kita bisa mendapatkan daya simpan yang maksimal dari baterai.
Caranya :
1. Salah satunya metode merawat laptop anda adalah dengan memahami benar penggunaan battery laptop. Seperti halnya kita menggunakan battery handphone, battery laptop baru pun membutuhkan charge awal yang cukup lama sebelum akan digunakan. Perhatikan tips-tips berikut di bawah ini :
2. Battery yang baru dibeli harus melalui tahapan charge awal yang cukup lama biasanya sekitar 8 sampai 10 jam (tergantung dari type battery yang digunakan misal Ni-Cd, Ni-MH, atau Li-Ion), tergantung juga pada berapa banyak cell yang digunakan pada battery laptop tersebut.
3. Setelah baterainya kita pasang ke dalam notebook, lakukan pengisian baterai dengan adaptor TANPA menghidupkan notebook tersebut.
4. Setelah baterai penuh (biasanya ada indikatornya di notebook, misalnya di Acer, tanda baterainya dari kuning berubah menjadi hijau), langsung cabut adaptor secepatnya dan hidupkan notebook (menggunakan tenaga dari baterai).
5. Gunakan baterai sampai alarm low bat muncul (hampir kosong).
Semoga bermanfaat, Terima kasih.

0 comments:
Post a Comment