Tes CPNSD Kacau

Tes CPNSD kacau .Minggu (12/12/2010) Pelaksanaan ujian tulis seleksi CPNSD tahun ini banyak mengalami keterlambatan dan berlangsung kacau. Ada sejumlah daerah di Jawa Tengah yang mengalami kekacauan dalam pelaksanaan tes CPNSD. Berikut ini adalah daerah - daerah mana saja yang mengalami kekacauan. 

Yang pertama pelaksanaan ujian tulis seleksi CPNSD Karanganyar membuat ribuan peserta terkatung-katung. Umumnya mereka tiba di lokasi ujian 30 menit sebelum pelaksanaan yakni sekitar pukul 07.00. Tapi, mereka baru mengerjakan ujian pada pukul 13.30 WIB. 

Sebagian peserta menganggap penyelenggara ujian tidak profesional. Sebab pemberitahuan dari panitia baru selang beberapa waktu kemudian. Meski menanti, para peserta ternyata mendapatkan konsumsi makanan dari panitia. Mungkin ini sebagai salah satu konsekuensi dari keterlambatan pelaksanaan. Karena keterlambatan ini maka tes ujian seleksi CPNS ini baru selesai pukul 17.00.

Ujian seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi umum tahun 2010 di Kabupaten Karanganyar terancam diulang. Hal ini lantaran dikhawatirkan terjadi kebocoran soal terkait kekacauan keterlambatan ujian CPNS hingga diundur hampir enam jam lebih dari yang dijadwalkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dinilai sebagai pihak paling bertanggungjawab atas amburadulnya pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS tersebut.

Yang kedua ujian CPNSD di Kabupaten Pekalongan untuk sementara ditunda antara pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB baru dimulai. Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan Pekalongan bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung dalam pelaksanaan ujian tertulis ini. 

Yang ketiga ujian CPNSD di Kabupaten Kendal. Dari rencana pukul 7.00 WIB baru dimulai pukul 11.30 WIB karena soalnya baru datang. Adapun Kabupaten Kendal, bekerja sama dengan Politeknik Negeri Semarang. 
 
Kekacauan pelaksanaan ujian oleh daerah yang menggelar seleksi secara mandiri ini merupakan bukti riil, mereka tidak bersedia dikoordinasikan oleh pemerintah provinsi. Padahal, kekacauan semacam ini sebenarnya sudah diperkirakan dan diantisipasi dengan pelaksanaan penerimaan yang dikoordinasikan oleh pemerintah provinsi.

0 comments: