Video Bona Paputungan. Bona Paputungan adalah mantan narapidana yang mendekam didalam penjara semenjak 11 Maret 2010 hingga 7 Oktober 2010 karena terkena kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kini namanya makin santer disebut-sebut di media massa, setelah munculnya lagu yang diciptakannya berjudul Andai Aku Gayus Tambunan dan saat ini sudah hadir dalam bentuk video dan format MP3 diberbagai situs komunitas.
Inti dari lagu tersebut sebenarnya berisi tentang cerita Bona Paputungan ketika mendekam didalam teralis besi. Dia menyindir perlakuan istimewa yang diterima terdakwa mafia pajak, Gayus Tambunan, ketika menjalani masa tahanan. Gayus bisa dengan mudah plesiran ke Bali, bahkan sampai ke luar negeri.
Sementara untuk napi lain yang terjerat kasus jauh lebih ringan dan bukan dari kalangan pejabat atau konglomerat, 'hidup nyaman' di penjara adalah hal yang mustahil.
Setelah keluar dari penjara itulah, dia kemudian membuat video klip unik ini. Lagu ciptaannya itu juga tengah hangat dibahas lewat situs-situs jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter. Para pengguna akun jejaring pertemanan ini ramai-ramai menge-share lagu "Andai Aku Gayus Tambunan".
Sementara untuk napi lain yang terjerat kasus jauh lebih ringan dan bukan dari kalangan pejabat atau konglomerat, 'hidup nyaman' di penjara adalah hal yang mustahil.
Setelah keluar dari penjara itulah, dia kemudian membuat video klip unik ini. Lagu ciptaannya itu juga tengah hangat dibahas lewat situs-situs jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter. Para pengguna akun jejaring pertemanan ini ramai-ramai menge-share lagu "Andai Aku Gayus Tambunan".
Lagu "Andai Aku Jadi Gayus" yang dinyayikan Bona Paputungan tembus 50.000 lebih pengunjung di situs berbagi video YouTube, Senin (17/01/2011).
Lagu Bona Paputungan itu diposting lengkap dengan video klip-nya pada 14 Januari lalu. Video berdurasi sekira 4:47 menit itu, menyindir aparat penegak hukum yang mudah disuap oleh Gayus agar bisa melenggang keluar.
Di saat mendadak tenar, pelantun lagu tersebut diteror seorang penelpon tidak dikenal, yang mengatasnamakan sebagai anggota Detasemen Khusus (Densus).
Peneror menyatakan akan membuat perhitungan dengan Bona atas lagu yang disebut penelpon telah membuat heboh seluruh Indonesia.
Dari jumlah pengunjung sebanyak itu tidak sedikit yang memberikan komentar. Bahkan dari komentar yang muncul, hampir semua bernada positif dan memberikan apresiasi bagi lagu ciptaan Bona Paputungan itu.
Video klip yang diposting pun cukup menghibur. Bona Paputungan, yang memiliki perawakan seperti Gayus itu memainkan peran yang meyakinkan sebagai tokoh koruptor pajak di video klip tersebut.
Sosok Gayus yang dapat keluar masuk tahanan dengan menyuap sejumlah aparat penegak hukum menjadi inspirasi tersendiri bagi Bona Paputungan, seorang mantan narapidana di Gorontalo.
Lagu Bona Paputungan itu diposting lengkap dengan video klip-nya pada 14 Januari lalu. Video berdurasi sekira 4:47 menit itu, menyindir aparat penegak hukum yang mudah disuap oleh Gayus agar bisa melenggang keluar.
Di saat mendadak tenar, pelantun lagu tersebut diteror seorang penelpon tidak dikenal, yang mengatasnamakan sebagai anggota Detasemen Khusus (Densus).
Peneror menyatakan akan membuat perhitungan dengan Bona atas lagu yang disebut penelpon telah membuat heboh seluruh Indonesia.
Dari jumlah pengunjung sebanyak itu tidak sedikit yang memberikan komentar. Bahkan dari komentar yang muncul, hampir semua bernada positif dan memberikan apresiasi bagi lagu ciptaan Bona Paputungan itu.
Video klip yang diposting pun cukup menghibur. Bona Paputungan, yang memiliki perawakan seperti Gayus itu memainkan peran yang meyakinkan sebagai tokoh koruptor pajak di video klip tersebut.
Sosok Gayus yang dapat keluar masuk tahanan dengan menyuap sejumlah aparat penegak hukum menjadi inspirasi tersendiri bagi Bona Paputungan, seorang mantan narapidana di Gorontalo.
Dan inilah video klipnya :

0 comments:
Post a Comment