Kebohongan PSSI. Batalnya kongres PSSI menyebabkan timbulnya masalah baru bagi PSSI itu sendiri. Kasus kericuhan dalam Kongres PSSI I, di Pekanbaru, menambah daftar panjang persoalan pelik di tubuh PSSI. Terlebih ada indikasi kebohongan yang dibuat oleh PSSI perihal batalnya kongres tersebut.
Menurut Sekretaris Jenderal Nugraha Besoes, pembatalan itu merupakan keputusan FIFA dengan alasan keamanan. Namun pengurus FIFA membantah klaim Besoes itu. Bahkan, menurut FIFA, berulang kali pemantau FIFA meminta untuk bisa datang ke tempat kongres, namun dihalang-halangi oleh PSSI.
FIFA saat itu diwakili oleh Frank Van Hattum, dari Federasi Sepakbola Selandia Baru dan juga observator jalannya kongres. Namun, van Hattum yang bertugas sebagai pengamat, diminta Sekjen PSSI Nugraha Besoes untuk tidak datang karena suasana yang kacau.
FIFA sendiri sudah menerima laporan resmi dari van Hattum. Selanjutnya FIFA akan melanjutkan laporan tersebut ke badan pengambil keputusan. Sebelumnya, memanasnya permasalahan PSSI ini berpuncak dengan tidak diakuinya kepengurusan di bawah Nurdin Halid oleh pemerintah.
Penyelidikan akan dilakukan oleh Badan Reserse Kriminal Polri bila ada pihak yang melaporkan dugaan kebohongan itu dengan membawa sejumlah bukti.


0 comments:
Post a Comment